Gubernur, Irwandi Yusuf mencanangkan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam bebas malaria pada tahun 2015. Sedangkan taget nasional, Indonesia bebas malaria pada tahun 2030. Pencanangan dilakukan di Puskesmas Lamtuba Kab Aceh Besar, Selasa (22/6) dihadiri Dirjen Pengendalian Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan NAD dr. A. Yani dan Wakil Bupati Aceh Besar Anwar Ahmad. Menurut Prof. Tjandra, Provinsi NAD merupakan propinsi pertama di pulau Sumetera yang mencanangkan eliminasi malaria. Dipilihnya Puskesmas Lamtuba sebagai tempat pencanangan, karena pada tahun 2006 angka kejadian malaria (Annual Parasitical Index) adalah 2/1000 dan sekarang berhasil diturunkan menjadi 0,2/1000, artinya program eliminisasi malaria memang secara nyata dapat dilakukan. Pada kesempatan tersebut Kementerian Kesehatan menyerahkan bantuan sebesar Rp 7 milyar untuk mewujudkan Aceh bebas malaria pada tahun 2015. Menurut Prof. Tjandra, bantuan tersebut diperuntukkan bagi perlengkapan. Penyerahan bantuan secara simbolis diserahkan Dirjen P2PL kepada Gubernur NAD. Kementerian Kesehatan lewat program penyehatan lingkungan, juga menyediakan sarana air bersih untuk sekitar 300 desa di Aceh. “Aceh sebagai daerah awal pencanangan bebas malaria karena termasuk satu diantara 242 kabupaten/kota di Indonesia yang mengalami endemis “, ujar Prof. Tjandra. Daerah dikatakan endemis malaria, apabila API-nya > 0 - 50 per 1000 penduduk. Berdasarkan data 2009, dijumpai 29.655 kasus klinis malaria yang tersebar di 23 kabupaten/kota di Aceh. Kasus terbanyak di Aceh Timur (4.642), Banda Aceh (3.105), dan Aceh Besar (2.542). Karena itu empat kabupaten/kota di Aceh dijadikan pilot project pencanangan bebas malaria 2015 yaitu Aceh Besar, Aceh Timur, Aceh Jaya dan Aceh Selatan.
Sehari sebelumnya, Dirjen P2PL melakukan kunjungan ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP ) Kelas 3 Sabang, salah satu KKP termuda karena baru berumur sekitar 2 tahun. Pada kesempatan tersebut, Dirjen P2PL juga bersilaturahmi dengan Sekretaris Daerah Sabang. Menurut Sesda Sabang, pemerintah daerahnya mentargetkan Sabang bebas malaria pada tahun 2013.
Creation date : 21/07/2010 . 02:07
Last update : 21/07/2010 . 02:07
Category : INFORMASI
Page read 5211 times
Print preview
Print the page
|