infeksi.com info infeksi
Pusat Informasi Penyakit Infeksi [in]     [en]
News

+ ARTIKEL
+ GAYA HIDUP
+ HIDUP SEHAT
+ IMUNISASI
+ INFORMASI
+ KAMP. KESEHATAN
+ KUPIN
+ PANDEMIC H1N1
+ PELAYANAN MEDIS
+ PENELITIAN
+ PENUNJANG MEDIS
+ PENYAKIT
+ PERMENKES
+ PLASMID
+ PROFIL RSPI-SS
+ REDAKSI
+ RS. RUJUKAN
+ S O P
+ W H O


Kalender

Links

Poll
Pendapat Anda Tentang Situs Ini
 
Bagus Sekali
Bagus
Cukup Bagus
Kurang
Hasil

Webmaster - Infos
Layangkan kepada Dr.H.Ilham Patu,SpBS  Webmaster
Tambahkan ke Favorites  Favorites
Rekomendasikan situs ini kepada teman  Beritahu teman
mobile   mobile

Search





# Orang Pertama Meninggal Karena Flu Burung

Iwan Siswara Orang Pertama Terkena Flu Burung dan Meninggal di Indonesia

Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari menyatakan bahwa almarhum Iwan Siswara Rafei positif terkena virus flu burung atau H5N1.
Sementara pada kedua anaknya tidak ditemukan virus tersebut. "Memang ditemukan pada pemeriksaan sampel/specimen dari bapak Iwan itu setelah beberapa kali pemeriksaan ternyata positif flu burung, tetapi pada anaknya kita temukan negatif, sementara satu anaknya (Thalita) tidak bisa diambil karena keburu meninggal," kata Menkes kepada wartawan di sela-sela kegiatan penyuluhan langsung yang dilakukan Menkes kepada warga Villa Melati Mas, Serpong, Ahad (17/7), siang di Sport Center komplek tersebut.
Namun meskipun telah dinyatakan positif flu burung Menkes menghimbau seluruh masyarakat umumnya dan tetangga sekitar rumah Iwan khususnya, untuk tidak panik."Masyarakat kami himbau untuk tidak perlu panik dan tidak takut tetapi harus waspada. Flu burung tidak menular antar manusia dengan manusia, jadi tidak perlu pake masker tidak perlu pake apa-apa," terangnya.
Sementara waspada menurut Menkes maksudnya untuk senantiasa menjaga lingkungan. "Apa ada unggas yang mati tanpa sebab, hal itu harus segera dilaporkan, kemudian waspada juga kalau ada yang sakit flu," tambahnya. Disebutkan Menkes, warga juga mesti tetap menjaga agar lingkungan tetap harus bersih. "Sampah, bangke ayam, tetangga yang memelihara burung yang mati tidak ketahuan, itu harus selalu diwaspadai," ujarnya.
Saat ini menurut Menkes, pihaknya masih menunggu hasil dari Lab yang di Hongkong untuk specimen yang diambil dari Sabrina. "Kita masih menunggu lab dari Hongkong. Mudah-mudah hasilnya virus H5N1 flu burung konvensional yaitu yang menular dari ayam ke manusia. Bukan dari manusia ke manusia," ujarnya.
Menurut Menkes, sebagai kasus pertama yang terjadi di Indonesia sebetulnya preventifnya lebih banyak di peternakan. Menurutnya Dinas peternakan akan mengambil sampel dari burung-burung. Selain itu menurut Menkes, sebelumnya Dinas Peternakan telah melakukan upaya-upaya supaya ayam-ayam tidak mengidap flu.


Tanggal dibuat : 19/07/2005 . 11:38
Revisi terakhir : 17/02/2010 . 19:20
Kategori : INFORMASI
Halaman pernah dibaca 11407 kali


Tampilan Print Tampilan Print     Cetak halaman ini Cetak halaman ini


react.gifTanggapan atas artikel ini


Tanggapan #12 

oleh bagdjamas 13/04/2010 . 23:59

Tahukah anda kenapa Timbulnya Penyakit" Penyakit Terjadi karena lemahnya Sistem Imun" banyak Virus dan bakteri yang belum dikenal, ada satu penemuan' karunia Tuhan' yaitu produk ( USA produck) Transfer Factor,akan menguatkan sistem Imun hingga 437% dan secara langsung mencegah serta mempercepat proses penyembuhan,(Immune IQ) - 1 kapsul berpotensi mengenali lebih 200.000 jenis kuman,virus,jamur,parasit,bakteri dsb.
informasi Hub: 0878.7072.6097 >www.4lifetransferfactorjakarta.com<


Tanggapan #11 

oleh IreneH 29/11/2009 . 16:59

Seandainya masyarakat Indonesia, Asian sdh mengetahui tentang suatu penemuan baru yang menggemparkan yaitu suatu modulator yang dapat meningkatkan aktivitas dan agresivitas serta menstimulir SISTEM IMUN tubuh kita tentunya, kekhawatiran akan; infeksi apapun, kanker dan penyakit-penyakit yang timbul akibat autoimun, tidak sedahsyat seperti yang terjadi akhir-akhir ini. Belum selesai kasus flu burung, datang kasus flu babi dan menjelang lebaran kasus flu babu dimana pembantu mudik, para majikan flu akibat terlalu kerja berat menyuci di malam yang dingin. Tentang SISTEM IMUN ini infonya yang detail dpt dilihat di http://rphlbntg.blogspot.com. Terima kasih atas perkenan sebagian halamannya


Tanggapan #10 

oleh wid 19/08/2009 . 08:00

Penanganan kasus Flu brung, SARS, Flu Babi ( H1N1 ) dan ada berita tentang adanya H9N9 ?? ( mudah2an tidak terjadi ) harus hati hati . Karena bagaimanapun juga virus ini jauh lebih pintar dari virus2 yang lain yang dapat dengan mudah membentuk variant baru...yang dulunya hanya menyebar antar unggas saja, unggas ke manusia dan akhirnya dari manusia ke manusia...

Kami amati dari tahun ke tahun, saat ini perhatian pemerintah khususnya di bidang kesehatan sudah sangaaaatttt  maju dibanding tahun2 sebelumnya..

Sekarang sudah ada jemkesmas, pasien flu burung, flu babi ditanggung sepenunya oleh negara..dll

Mengapa 1 pasien H1N1,H5N1 dll menghabiskan dana lebih dari 100 juta ? bahkan 200-300 juta... apakah ini Mark Up ??

Sama sekali bukan karena penanganan pasien ini memang mengharuskan Rumah Sakit memiliki fasilitas khusus, muali dari ruangan khusus, ventilator yang hanya boleh untuk pengidap sejenis, APD / PPE / Alat pelindugan diri dan lain lain...yang tentunya sangat mahal.. dan paerlu anda tahu bahwa setiap dokter/perawat sebelum masuk dan setelah masuk kedlaam ruangan, harus mengganti APD..padahal dalam 1 hari, 1 pasien perlu didatangi oleh dokter/perawat beberapa kali...

Ruangan dan system yang khusus untuk ruangan ini jug a tentunya mahal dan perlu design khusus...

Mudah2an negara ini segera selesai dari beberapa cobaan dan menjadi Healthy Nation..Health for the people and Healthy Nation ( Healthy in all aspects )

amin...

Untuk Bu MenKes, Bravo dengan program JAMKESMAS, tanggungan negara semua pasien H1N1,H5N1 dll, dan semua program kesehatan lainya..untuk para dokter dan perawat dan semua staff RS, semoga selalu diberikan kesehatan Prima...Bless for the nation

www.kontraktor.org

081808407988


Tanggapan #9 

oleh widjajawardhana081280815795 19/08/2009 . 07:56

Penanganan kasus Flu brung, SARS, Flu Babi ( H1N1 ) dan ada berita tentang adanya H9N9 ?? ( mudah2an tidak terjadi ) harus hati hati . Karena bagaimanapun juga virus ini jauh lebih pintar dari virus2 yang lain yang dapat dengan mudah membentuk variant baru...yang dulunya hanya menyebar antar unggas saja, unggas ke manusia dan akhirnya dari manusia ke manusia...

Kami amati dari tahun ke tahun, saat ini perhatian pemerintah khususnya di bidang kesehatan sudah sangaaaatttt  maju dibanding tahun2 sebelumnya..

Sekarang sudah ada jemkesmas, pasien flu burung, flu babi ditanggung sepenunya oleh negara..dll

Mengapa 1 pasien H1N1,H5N1 dll menghabiskan dana lebih dari 100 juta ? bahkan 200-300 juta... apakah ini Mark Up ??

Sama sekali bukan karena penanganan pasien ini memang mengharuskan Rumah Sakit memiliki fasilitas khusus, muali dari ruangan khusus, ventilator yang hanya boleh untuk pengidap sejenis, APD / PPE / Alat pelindugan diri dan lain lain...yang tentunya sangat mahal.. dan paerlu anda tahu bahwa setiap dokter/perawat sebelum masuk dan setelah masuk kedlaam ruangan, harus mengganti APD..padahal dalam 1 hari, 1 pasien perlu didatangi oleh dokter/perawat beberapa kali...

Ruangan dan system yang khusus untuk ruangan ini jug a tentunya mahal dan perlu design khusus...

Mudah2an negara ini segera selesai dari beberapa cobaan dan menjadi Healthy Nation..Health for the people and Healthy Nation ( Healthy in all aspects )

amin...

www.arsitek.us


Tanggapan #8 

oleh ryan4lifeyahoocom 13/08/2008 . 22:43

Transfer Factor >> Berpotensi mengenali lebih dari 200.000 jenis kuman, virus, jamur, parasit, bakteri & sebagainya. Informasi yang terkandung didalam TF+ merangsang tentara - tentara sistem imun untuk menyerang segala musuh-musuhnya, sel - sel rusak & juga sel-sel kanker serta membantu penyembuhan penyakit Lemah daya Imun, TF+ mampu meningkatkan aktifitas Sel Natural Killer & daya tahan tubuh hingga 437% Selengkapnya
Ryan & Kenny 0818.07183888 - 021.94675666


Sebelumnya

1 / 3

Selanjutnya

[ 1 ]  [ 2 ]  [ 3


Cari

Berlangganan Email

Google Groups
Daftarkan email anda untuk informasi dunia kesehatan terkini infodokter
Pasang form ini di web/blog loe!

Newsletter
untuk menerima berita tentang situs ini, anda bisa mendaftar langganan Newsletter.
Langganan
Berhenti Langganan
5605 Pelanggan

sponsor


   up  Ke atas  up  

PUSAT INFORMASI PENYAKIT INFEKSI DAN PENYAKIT MENULAR INDONESIA

infeksi.com
Situs Resmi RSPI - SS © 2003 - 2010
Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso, Jakarta
email : info@infeksi.com

Halaman ini ditampilkan dalam 0.08 detik