PLASMID
( PLENARY ANNUAL SCIENTIFIC MEETING ON INFECTION DISEASES
)
|
| |
TAHUKAN ANDA APAKAH ITU : PLASMID
?
|
Pada
awal tahun 2003 Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof.Dr. Sulianti
Saroso akan menyelanggarakan kegiatan ilmiah yang diberi nama
PLASMID. Tentu timbul pertanyaan mengapa PLASMID ? Apakah
yang sebenarnya dimaksudkan dengan pertemuan tersebut ? Mengapa
disebut dengan nama PLASMID? Di alam raya ini terdapat sekurangnya
3 bentuk DNA (Deoxy Ribo Nucleic Acid) suatu bentuk elemen
atau materi genetic bebas yaitu Plasmid, Bacteriophage dan
Transposon. (transposable genetic element) Dari mana asalnya
? Sampai saat ini tidak diketahui akan tetapi yang jelas merupakan
ciptaan Tuhan yang maha kuasa Plasmid berkeliaran bebas di
alam raya ini dan Plasmid adalah DNA bebas yang penting dalam
menjelaskan virulensi (keganasan) beberapa jenis bakteri yang
menyebabkan sakit pada manusia yang terinfeksi bakteri tersebut
dan bertanggung jawab terhadap beberapa resistensi (kekebalan)
bakteri terhadap antibiotika. Plasmid adalah elemen genetic
extra chromosome yang bersifat otonom dan mampu melakukan
reproduksi dirinya sendiri . Secara fisik Plasmid merupakan
untaian ganda molekul DNA yang besarnya bervariasi mulai dari
10 sampai 400 kilobasa . Bakteri apa saja yang tingkat virulensi
(keganasannya ) ditentukan oleh kode genetic yang diberikan
kepadanya melalui plasmid ? Berikut ini adalah beberapa diantaranya
:
|
| Nama Bakteri |
Faktor virulensi |
Fungsi Biologi/akibat |
Enterocitogenic E.coli
Ekstraintestinal E.coli
Shigella spp
B. anthacis
S.aureus
C.tetani |
Enterotoksin
Hemolisin
Produk gene dapat merusak sel epitel usus
Faktor edema, dll
Toksin eksfoliatif
Neurotoksin |
Mengaktifkan adenilsiklase
usus halus menyebabkan diare
Meracuni sel usus halus
Menyebabkan edema
Toxic epidermal necrolysis
Menyebabkan kejang otot |
| Sumber : Mandell,GL ,Bennett JL, Dolin R
: Principles and Practice of Infectious Diseases. Churchill
Livingstone , New York (1995) |
|
Lalu
bagaimana dengan resistensi (kekebalan) bakteri terhadap antibiotika
dapat diperantarai oleh plasmid ? Banyak bukti ilmiah bahwa
plasmid berperan dalam menyebabkan kekebalan bakteri terhadap
antibiotika. Misalnya bakteri S. aureus yang menghasilkan
ensim beta lactamase yang semula dapat dimatikan dengan amoksisilin,
kemudian tidak lagi mempan dan harus menggunakan antibiotika
lain yang lebih unggul misalnya dengan kombinasi amoksisilin
dengan asam klavulanat atau sefalosporin. Jadi karena PLASMID
besar peranannya dalam mekanisme terkait penyakit infeksi
maka pertemuan ilmiah yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit
Penyakit Infeksi Prof. DR. Sulianti Saroso bulan Maret 2003
kemudian diberi nama PASMID yaitu kepanjangan dari Plenary
Annual Scientific Meeting on Infectious Diseases. Dalam bahasa
Indonesia diterjemahkan sebagai Pertemuan Ilmiah Tahunan Lengkap
tentang Penyakit Infeksi.Pertemuan ilmiah itu diharapkan menjadi
ajang para pakar penyakit infeksi untuk menyampaikan hasil
penelitian dan pandangan mutahirnya serta merupakan media
informasi tentang penyakit infeksi di Indonesia. Pertemuan
yang akan diselenggarakan di Hotel Sahid, Jakarta direncanakan
untuk menjadi pertemuan lengkap yang membahas baik masalah-masalah
klinik maupun epidemiologi penyakit infeksi. Demikian penjelasannya
. Selamat melaksanakan The First PLASMID , semoga sukses.
(Dr. H. Santoso Soeroso,SpA(K),MARS)
|
| LATAR
BELAKANG: |
Permasalahan
penyakit infeksi dalam era globalisasi dewasi ini , menjadi
semakin kompleks dan tidak mengenal batas dari suatu Negara.
Penyakit Infeksi merupakan ancaman yang tidak akan pernah
surut terhadap masyarakat tanpa peduli usia, gender, gaya
hidup, latar belakang etnik dan status sosio-ekonominya. Penyakit
infeksi menyebabkan penderitaan dan kematian serta menyebabkan
beban keuangan yang tidak kecil terhadap masyarakat.
|
| PLASMID
|
Adalah Nama Kegiatan : • Plenary Annual Scientific
Meeting on Infectious Diseases »
Simposium » Seminar
» Lokakarya »
Dll • Pusat kajian / riset
Adalah penyelenggara kegiatan ilmiah penyakit infeksi RSPI Sulianti
Saroso Jakarta (Kepanitiaan) Adalah nama
Majalah penyakit Infeksi Indonesia dari RSPI Sulianti Saroso
Jakarta • Media Informasi Penyakit Infeksi •
Media Publikasi kegiatan Plasmid
Kebutuhan untuk mengatasi permasalahan Penyakit Infeksi
• Klinis : » Infeksi
yang infeksius dan Patogenik »
Resistensi » Nosokomial
» Komorbid dan Ko Infeksi
» Opotunis »
dll • Epidemiologis : »
Endemik,Epidemik, »
Out Break » Emerging,
Reemerging » Infeksi
Traveler » Resistensi
» dll Kebutuhan
untuk menggalang potensi, dalam rangka pengendalian Penyakit
Infeksi • Komunitas Profesi ( Ilmuwaan, Peneliti )
• Komunitas Pemerintah ( Dep. Kes ) • Komunitas
Masyarakat ( LSM, Perusahaan farmasi, Alat kesehatan, dll )
Kebutuhan untuk Pengembangan Informasi penyakit Infeksi
• Konsep Pencegahan • Konsep tatalaksana klinis
• Infeksi baru • Terapi baru • Hasil-hasil
Reset • dll
Mendukung secara kongkrit, peran baru RSPI Sulianti Saroso menjadi
RS. Pusat Nasional untuk Penyakit Infeksi, dalam aspek Program
Ilmiah Penyakit Infeksi |
|
TUJUAN |
• Pusat Informasi dari Penyakit Infeksi
• Wadah Ilmiah penggalangan potensi dalam pengendalian
Penyakit Infeksi • Mengembangkan kemampuan SDM dalam
pengendalian Penyakit Infeksi |
KEGIATAN |
| |
|
Pertemuan Ilmiah |
• Simposium Masyarakat Awam tentang Pencegahan
dan Kewaspadaan terhadap Hepatitis B Jadwal
: 10 Agustus 2002 Tempat : Auditorium
RSPI Sulianti Saroso Peserta : Masyarakat
Awam Jakarta Utara • Simposium Penyakit
Infeksi I, Pencegahan Tema : Imunisasi
Terpadu untuk Anak & Dewasa masa kini Jadwal
: Oktober 2002 Tempat : Auditorium
RSPI Sulianti Saroso Peserta :
» Dokter
dan Bidan se Jakarta Utara »
Pelaksana klinis Imunisasi Terpadu RS se Jakarta |
|
|
• Simposium dan Lokakarya Kewaspadaan
Universal Tema : Kewaspadaan Universal
tingkat puskesmas Jadwal
: Oktober 2002 Tempat : Auditorium
RSPI Sulianti Saroso Peserta : Dokter
Puskesmas Jakarta ( 150 Orang )
• The First Indonesian Plasmid – 2003
Tema : Konsep Baru tatalaksana Penyakit
Infeksi Terpadu ( New Concept on Integrated
Management of Infectious Diseases ) Jadwal
: 1 – 2 Maret 2003 Tempat
: Hotel Sahid Jl. Sudirman Jakarta Peserta
: • Seluruh dokter yang
berminat (700 – 1000 orang) •
Pejabat Kesehatan Pembicara
: Pakar dan peneliti penyakit Infeksi |
• PENERBITAN Majalah
Penyakit Infeksi Indonesia Plasmid »
Majalah Ilmiah Penyakit Infeksi »
Wadah informasi dan publikasi pertemuan ilmiah Plasmid
» Terbit tiap
3 bulan » Distribusi
: • Dokter klinis • Rumah
sakit dan dinas kesehatan • Fakultas Kedokteran
• Peminat informasi Penyakit Infeksi |
|
|
K E
G I A T A N P L A S M I D, H O T E L S
A H I D, 1 - 2 M A R E T 2003 |
|
| |