Infeksi
>> Sejarah


Direktur Jenderal PPM - PL
Halaman Utama
Kewaspadaan Universal Pengendalian Infeksi Nosokomial
Pelayanan Annual Scientific Meeting On Infectious Disease
Informasi Penelitian
Profile RSPI - SS
Dokter - dokter di RSPI - SS
Sejarah RSPI - SS


Rumah Sakit Pusat Nasional Penyakit Infeksi
Tim Redaksi infeksi.com

 Plasmid - Pelayanan Annual Scientific Meeting On Infectious Disease

Kupin - Kewaspadaan Universal Pengendalian Infeksi Nosokomial

 
Halaman Utama Informasi mengenai penyakit - penyakit infeksi Informasi mengenai Imunisasi Kewaspadaan Universal Pengendalian Infeksi Nosokomial Pelayanan Annual Scientific Meeting On Infectious Disease Informasi Penelitian Profile RSPI - SS Dokter - dokter di RSPI - SS Sejarah RSPI - SS  
 
Sejarah Rumah Sakit Penyakit Infeksi
Prof. Dr. Sulianti Saroso
( R S P I  -  S S )

          Sejarah Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso ( RSPI - SS ) ini dimulai dengan didirikannya Stasiun Karantina di daerah Pelabuhan Tanjung Piok pada tahun 1985 ( Pindahan dari Pulau Onrust Kuiper ), yang fungsi utamanya adalah menampung penderita penyakit cacar dari Jakarta dan sekitarnya, dimana diantara tahun 1964 sampai tahun 1970 merawat penderita cacar sekitar 2.358 orang. Sejak Indonesia dinyatakan bebas cacar pada tahun 1972, maka kegiatan Stasiun Karantina berkurang dan fungsinya berubah menjadi Rumah Sakit Karantina berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan Nomor 148 / Men Kes /SK / IV / 78 tertanggal 28 April 1978 dan berada dibawah Direktorat Jendral P4M Departemen Kesehatan.

          Rumah Sakit Karantina mempunyai tugas menyelenggarakan pelayanan pengobatan, perawatan, karantina dan isolasi serta pengelolaan penyakit menular tertentu. Dalam perjalanannya, Rumah Sakit ini tidak hanya merawat pasien yang menderita penyakit yang masuk dalam UU wabah / UU karantina tetapi juga penyakit menular atau infeksi lainnya, dalam rangka lebih meningkatkan mutu dan cakupan pelayanan kesehatan masyarakat khususnya untuk memutuskan rantai penularan penyakit infeksi, maka Rumah Sakit Karantina dirasakan perlu dikembangkan baik dari segi sarana / prasarana, kemampuan, teknologi dan sumber dayanya dan kelembagaannya. Namun pembangunan fisik dilingkungan pelabuhan tidak dimungkinkan.

          Atas bantuan dari berbagai pihak akhirnya diputuskan untuk memindahkan lokasi Rumah Sakit serta merubah nama dan struktur organisasi / kelembagaan serta misinya agar dapat lebih menampung kegiatan yang makin berkembang biak dari segi pelayanan, maupun penelitian dan pendidikan / pelatihan khususnya tentang penyakit - penyakit menular dan infeksi lainnya.

            Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso ( RSPI - SS ) terletak di jalan Sunter Permai Raya diatas tanah seluas 35.000 m² milik Pemeintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta, dan berjarak 5 Km dari Rumah Sakit yang lama ( Rumah Sakit Karantina ) di Tanjung Priok.
         Dana pembangunan Rumah Sakit ini adalah Hibah murni ( Grant ) dari Pemerintah Jepang ( JICA ) sebesar yen 2.459.000.000, dengan rincian jasa konsultan Jepang Yen 223.300.000, pekerjaan konstruksi Yen 1.937.700.000 dan pengadaan alat medis Yen 298.000.000 Anggaran Pendamping ( Counter Budget ) selama 3 tahun anggaran adalah Rp. 2.896.813.000,- Konsultan Utama pembangunan Rumah Sakit adalah Yamashita Sekkei Inc, pelaksana pembangunan fisik Taisie Croporation dan pengadaan saran Nichimen Corporation. 

         Pada tanggal 17 Juni 1992, perletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit ini dlakukan oleh Menteri Kesehatan ( Dr. Adhyatama ) yang dihadiri oleh Duta Besar Jepang untuk Indonesia Mr. Michiko Kunihiro. Pada tanggal 24 September 1993 pembangunan Rumah Sakit ini selesai dan secara resmi diserahkan dari pemerintah Jepang kepada Pemerintah Indonesia dalam hal ini Direktur Jenderal PPM & PLP.
Mulai tanggal 1 Desember 1993, dilaksanakan proses perpindahan kegiatan pelayanan pasien dari Rumah Sakit lama ( Rumah Sakit Karantina ) di Tanjung Priok ke Rumah Sakit baru ( RSPI - SS ) di Sunter dan pada tanggal 1 Januari 1994 RS Karantina ditutup dan RSPI - SS dibuka untuk Umum.

          Berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan Nomor 55 / MENKES / SK / I / 1994 tanggal 20 Januari 1994 tentang Organisasi dan Tatakerja Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso, Rumah Sakit ini adalah unit organik Departemen Kesehatan yang bertanggung jawab langsung kepada Dirjen PPM dan PLP. Sesuai historis dan faktor - faktor tehnis RSPI - SS adalah satu-satunya Rumah Sakit yang ada dilingkungan Dit.Jen. PPM dan PLP yang misi dan tujuan jangka panjangnya adalah sebagai pusat rujukan Nasional dalam penatalaksanaan penyakit menular dan penyakit infeksi lainnya. Dalam kenyataannya, karena pihak Rumah Sakit sukar dan tidak mungkin menolak pasien, maka pelayanan masyarakat diberikan tanpa memilah-milah dan semua penyakit dapat diterima disini, ( meskipun proporsinya kecil ) dan bila diagnosis sudah dapt ditegakkan dan ternyata memerlukan rujukan maka pasien akan dirujuk ke Rumah Sakit unggulan / Rumah Sakit khusus yang sesuai dengan diagnosis penyakitnya seperti penyakit Kanker, Jantung, Bedah, paru dan sebagainya.
          Pada tanggal 21 April 1994 , bertepatan dengan peringatan hari lahir Ibu R.A.Kartini, Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso diresmikan penggunaannya oleh Menteri Kesehatan Prof. Dr. Sujudi, yang dihadiri oleh Duta Besar Jepang di Indonesia Mr. Kimio Fujita dan Gubernur DKI Jakarta Soerjadi Sudirja.
          Surat Keputusan No. 55 / MENKES / SK / I / 1994 dan Surat Keputusan No. 113 / MENKES / SK / II / 1996 menetapkan RSPI - SS organisasinya setingkat dengan Rumah Sakit Tingkat B Non Pendidikan yaitu 1 Direktur dan 2 Wakil Direktur dan menetapkan RSPI - SS setara dengan Rumah Sakit Umum dengan tingkat eselonisasinya sama dengan II.B. Misi Rumah Sakit yang baru ini juga berubah sesuai SK Menteri Kesehatan tersebut diatas diharapkan RSPI - SS ini mempunyai kedudukan sebaga Pusat Rujukan Nasional dalam penatalaksanaan pelayanan penyembuhan pasien penyakit infeksi dan pemulihan kesehatan, kegiatan penelitian, pengembangan, pendidikan dan pelatihan dalam bidang penyakit infeksi dan penyakit menular secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Untuk menyelenggarakan tugas tersebut, RSPI -SS mempunyai fungsi melaksanakan upaya peningkatan kesehatan; upaya pencegahan; upaya penyembuhan dan penatalaksanaan pasien; upaya rehabilitasi pasien; asuhan dan pelayanan keperawatan; pengamatan penyakit infeksi dan pengamatan vektor penyakit; rujukan; pendidikan dan penelitian dan pengembangan upaya pencegahan, pemberantasan dan epidemiologi, penatalaksanaan penyakit infeksi serta tehnologi sanitasi; penyebaran serta administrasi umum dan keuangan.


IN MEMORIAM
PROF. DR. SULIANTI SAROSO
          Dalam dentuman peluru dan kepulan asap - asap mesiu, dalam pekikan Merdeka arau Mati menguak tirai malam, berbalut dekapan embun pagi merayap - merayap dalam semangat yang membara, sekali merdeka tetap Merdeka seorang dokter muda belia, Julie Sulianti meninggalkan segala suka dan tawa terjun di kantong - kantong terdepan gerilya pejuang bangsa Tambun, Gresik Demak da Yogyakarta saksi nyata bersatu dan berjuang bersama rakyat Indonesia Merdeka, Indonesia Jaya.
RIWAYAT HIDUP PROF. DR. SULIANTI SAROSO.
Prof. Dr. Sulianti Saroso
Nama Lengkap : Prof. Dr. Julie Sulianti Saroso,MPH & TM
Tempat dan Tanggal Lahir : Karangasem, Bali 10 Mei 1917
Wafat : 29 April 1991, dimakamkan di TPU Karet Jakarta dengan upacara Kebesaran Militer.
 
Riwayat Pendidikan :
Pada tahun 1935 lulus Gymnasium di Bandung, kemudian melanjutkan ke GHS ( Sekolah Tinggi Kedokteran ) di Batavia ( Jakarta ) serta lulus tahun 1942, setelah ini selama 2 tahun ( 1950 dan 1951 ) memperdalam ilmu pengetahuan bidang Kesehatan Masyarakat dan Kesejahteraan Ibu dan Anak di Inggris, Skandinavia, Amerika Serikat dan Malaya dan mendapat Certificate of Public Health Administrasion dari London University. Pada tahun 1962 mencapai gelar MPH and TM ( Master of Public Health and Tropical Medicine ), pada Tahun 1965 mencapai gelar Doctor of Public Health ( Epidemiologi ) setelah mempertahankan disertasi The Natural History of Enteropathogenic Escherechia Coli Infections di Tulane Medical School, New Orleans Lousiana, USA.
Riwayat Pekerjaan :
Setamat dari sekolah dokter ( 1942 ), bekerja di bagian Penyakit Dalam CBZ ( sekarang RSUPN.CM ) Jakarta dan setelah kemerdekaan di RS Bethesda Yogyakarta Bagian Penyakit Anak. Pada Tahun 1951 ditarik ke Kementerian Kesehatan dan menjabat berturut-turut :
     o Kepala bagian Kesejahteraan Ibu dan Anak
     o Kepala Hubungan Luar Negeri
     o Wakil Kepala Bagian Pendidikan
     o Kepala Bagian Kesehatan Masyarakat Desa dan Pendidikan Kesehatan Rakyat
     o Kepala Planning Board
Pada tahun 1967 diangkat menjadi Direktur Jenderal Pencegahan, Pemberantasan dan Pembasmian Penyakit Menular ( P4M ) dan merangkap Ketua Research Kesehatan Nasional ( LRKN ) Departemen Kesehatan
Pada tahun 1969, dikukuhkan sebagai Profesor pada Universitas Airlangga Surabaya dengan mengucapkan pidato pengukuhan " Pendekatan Epidemiologis dalam Menanggulangi Penyakit "
Pada tahun 1975 berhenti sebagai Dirjen P4M dan diangkat menjadi Kepala badan Penelitian dan pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan sampai dengan tahun 1978
Pada tahun 1978 diangkat menjadi anggota tim perumus dan evaluasi program Utama Nasional Bidang Ristek yang diperbantukan pada Menteri Negara Ristek. Dan pada tahun ini juga menjadi Penasehat ahli dari Badan Penyelenggara Dana Pemeliharaan Kesehatan pegawai Negeri dan pensiunan, tangal 31 Desember 1978 diberi pensiun PNS. Dan pada tanggal 1 Januari 1979 diangkat menjadi staf ahli Menteri Kesehatan , pada tahun 1979 ditunjuk sebagai anggota Board of Trustess of the International Center of Diarhoeal Disease Research Banglades dan menjabat Chairman of the Board selama setahun 1979 dan tahun 1980.
Pada tahun 1981 menjadi penasehat Proyek Perintis Bina Keluarga dan Balita dibawah Menteri Muda Urusan Peranan wanita. Pada tahun 1982 diangkat menjadi Dosen pada lembaga Kedokteran Gigi Dinas Kesehatan Angkatan Laut.

Pengalaman Lain :

     o Guru besar Luar Biasa pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.
     o Ketua task Force Penyusunan Rencana Lima tahun PELITA II sektor Kesehatan
     o Mewakili Pemerintah RI dalam sidang-sidang Internasional di Bidang Kesehatan
     o Anggota WHO Expert Committee of Maternity and Child Health
     o Anggota Komisi PBB Community Development di Negara-negara Afrika.
     o Anggota Honorary Society on Public Health Delta Omega
     o Anggota WHO Expert Committee of Internasional Surveilance of Communicable Diseases
     o Anggota Komisi Nasional Kedudukan Wanita Indonesia
     o President of the World Health Assembly
     o Anggota Badan Executif WHO.

Prof. Dr. Sulianti Saroso

Pengalaman Perjuangan Kemerdekaan ( 1946 - 1949 )

          Mengusahakan obat-obatan dan makanan dikantong-kantong Gerilya daerah tambun Gresik, Demak dan Yogyakarta,sehingga sempat ditawan tentara belanda selama 2 bulan di IVG Yogyakarta. Dr. Julia Sulianti juga aktif di Organisasi Pemuda putri Indonesia ( PPI ). Beliau juga anggota Dewan Pimpinan KOWANI dan badan Kongres Pemuda Republik Indonesia. Kemudian bersama teman-teman beliau juga membentuk Laskar Wanita yang diberi nama WAPP 9 Wanita pembantu Perjuangan. Pada tahun 1947 mewakili Indonesia di Kongres Wanita di India.

Piagam Penghargaan / Tanda Kehormatan :

     o Piagam Pengabdian dan Jasa dalam meningkatkan Usaha Kesehatan ( Hygiene dan sanitasi ) dari Menteri         Kesehatan.
     o Piagam dari Pemerintah India atas jasa dalam meningkatkan Kesehatan Masyarakat.
     o Piagam pegawai Teladan dari Menteri Kesehatan.
     o Bintang Mahaputra Pratama dari Presiden RI tahun 1975
     o Bintang Penghargaan dari WHO South-east Asia Regional Committe
     o Piagam Penghargaan dari WHO Jeneva atas partisipasi dalam membasmi penyakit cacar didunia.
     o Piagam dari IDI atas semangat penagbadian yang luar biasa kepada dunia Kedokteran dan Kesehatan         Indonesia.
     o Piagam Penghargaan dari Queensland institute of Medical Research, Brisbane Australia.


 

Pasang iklan banner , email: info@infeksi.com
Pasang iklan banner , email: info@infeksi.com
Pasang iklan banner , email: info@infeksi.com
Pasang iklan banner , email: info@infeksi.com


Situs Indonesia Sehat [ www.infokes.com ]

Rumah Sakit Pusat Nasional Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso Jkt


Situs Santakin [ www.santakin.com ]

Pasang iklan banner , email: info@infeksi.com
Pasang iklan banner , email: info@infeksi.com

 

UTAMA  |  PENYAKIT  |  IMUNISASI  |  KUPIN  |  PLASMID  |  PENELITIAN  |  PROFILE  |  S D M  |  SEJARAH  |  RSPNPI-SS  |  REDAKSI